Skip to main content

Tips Belajar Investasi Untuk Pemula

Tidak sedikit uang yang kita butuhkan untuk memenuhi kebutuhan-kebutuhan yang bersifat jangka pendek hingga jangka panjang. Mulai dari kebutuhan sehari-hari, kebutuhan untuk diri kita sendiri, untuk keluarga, untuk masa depan kita dan kebutuhan yang lain.


Pada umumnya Kebutuhan individu akan uang semakin meningkat seiring dengan  fase kehidupan dan juga perkembangan zaman dari waktu ke waktu yang semakin canggih, sehingga memaksa  kita untuk menempatkan diri hidup sesuai dengan eranya.


Salah satu hal yang bisa dipersiapkan untuk memenuhi semua kebutuhan serta tanggung jawab di masa sekarang hingga masa depan adalah dengan melakukan investasi. Definisi mudahnya, investasi merupakan kegiatan untuk mempersiapkan dana atau sumber daya lainnya mulai dari sekarang untuk mendapatkan sebuah keuntungan di masa depan atau masa yang akan datang.


Tips Belajar Investasi Untuk Pemula


Banyak sekali orang yang berbondong-bondong untuk melakukan investasi, alasannya adalah karena keuntungan yang ditawarkan dari sebuah investasi sangat menjanjikan. Namun sebagai seorang investor pemula kita tidak boleh hanya membayangkan dan mengharapkan sebuah keuntungannya saja ketika kita mulai terjun di dunia pasar modal atau dunia investasi. 


Baca Juga: Apa itu Pasar Modal?


Saat kita akan melakukan investasi atau terjun sebagai seorang investor ada beberapa aspek penting yang perlu kita persiapkan secara matang, diantaranya:


1. Ilmu pengetahuan

Investasi terlebih dahulu pada ilmunya sebelum mulai berinvestasi, karena banyak sekali ilmu-ilmu dan juga pengetahuan yang harus kita persiapkan terlebih dahulu sebelum menjadi seorang investor.


Hal ini bertujuan untuk mempersiapkan resiko-resiko yang akan kita hadapi dari berbagai instrumen,  ketika kita sudah berinvestasi di pasar modal banyak sekali resiko yang akan kita dapatkan, dengan  adanya bekal ilmu dan juga pengetahuan maka kita bisa meminimalisir dan juga mengantisipasi terjadinya resiko-resiko yang akan kita dapatkan nantinya.


2. Jangan berpatokan pada analisis orang 

Banyak investor pemula yang justru menghabiskan waktunya hanya untuk mencari rekomendasi dan analisis dari orang lain. Analisis dari orang lain terutama orang yang sudah berpengalaman dan malang melintang di dunia pasar modal memang penting sebagai bahan dasar planning kita sebelum berinvestasi, namun banyak investor pemula yang justru hanya berpatokan dari analisis orang lain, dan membuat ilmu yang dimiliki hanya stuck dan tidak berkembang.


3. Trading plan

Trading plan wajib dimiliki seorang trader pemula atau investor pemula, trading plan bertujuan untuk merencanakan strategi saat masuk dunia pasar modal. Trading plan yang perlu dipersiapkan diantaranya target jangka waktu investasi, range pembelian harga, berapa target range harga jual untung, pada range harga berapa batas resiko cutioss, dan berapa besar alokasi dana dari asset keseluruhan. 


Setiap investor dan trader punya trading plan masing-masing sesuai dengan waktu dan juga resiko yang diinginkan. Ada yang merancang trading plan berdasarkan teknikal dalam jangka waktu mingguan, ada yang berdasarkan pendekatan fundamental dalam waktu tahunan, melihat momentum dari industri-industri terkait, melihat sentimen pasar berdasarkan kondisi ekonomi global dan lain sebagainya.


Seorang investor pemula harus bisa menemukan gaya trading masing-masing sesuai keinginan dengan didasari adanya trial and error secara konsisten.


Dalam proses trial and error sebaiknya dilakukan dengan modal uang yang kecil, jika kita mengalami kerugian dalam proses ini, anggap sebagai rangkaian dari proses belajar kita. Jika kita untung, anggap semuanya bonus dari hasil belajar kita. Jangan langsung tergoda untuk menambah modal hanya karena merasa sudah bisa dan mendapat untung dari proses belajar ini.


Tolak ukur seseorang yang sudah dikatakan siap untuk berinvestasi dengan modal yang besar adalah ketika orang tersebut sudah bisa menemukan gaya trading plan sendiri, dan memiliki kedisiplinan dalam mengimplementasikan trading plannya.


Untuk mencapai sebuah kedisiplinan setiap investor dan trader pemula perlu melatih mental secara terus menerus dan bertahap. Karena untuk memiliki kedisiplinan dalam menjalankan proses ini perlu adanya sebuah konsisten.


Tidak banyak investor yang awalnya yakin dan percaya dengan trading plan sendiri, akhirnya ragu dengan hasil analisis sendiri karena terpengaruh berita dan analisis orang lain dan seiring dengan naik turunnya dinamika market, mental kita akan menjadi taruhannya.


4. Money management

Seringkali seorang investor dan trader pemula tidak menentukan porsi alokasi uang mereka secara proporsional pada aktivitas investasi dan tradingnya. Padahal menentukan target alokasi untuk investasi sangat penting, mulai dari investasi yang beresiko rendah, menehgah, dan tinggi. Money management juga harus disesuaikan dengan situasi market dan ekonomi yang sedang terjadi.


Konsisten merupakan kunci utama bagi seorang investor dan trader pemula saat akan terjun ke dunia pasar modal. Dengan terus konsisten dalam proses belajar ini, seiring dengan berjalannya waktu kita akan semakin mengenal pola dalam dunia pasar modal, dan mental kita akan semakin terbentuk karena terbiasa dan konsisten dalam tahap belajar secara terus menerus.


Akhirnya kita sadar bahwa terjun ke dunia pasar modal bukan semata-mata hanya untuk mendapatkan keuntungan, namun agar aset yang kita punya akan terus bertumbuh. Karena banyak yang mulai untuk berinvestasi, namun sedikit yang akhirnya bertahan di dunia pasar modal.

Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->