Skip to main content

Pengertian dan Manfaat Informasi Akuntansi

Sebelum kita memplajari pencatatan laporan keuangan akuntansi, ada baiknya kita terlebihh dahulu mengetahui apa itu akuntansi, bagaimana manfaatnya dan bagaimana karakteristik. Dengan memplajari dasar dari ilmu akuntansi maka kedepannya akan mudah dimengert.

Pengertian dan Manfaat Informasi Akuntansi

Pengertian akuntansi 

Terdapat beberapa versi mengenai pengertian akuntans. Seperti yang dideinisikan oleh Akuntansi Indonesia, bahwa akuntansi itu adalah proses mengidentifikasi, mengukur, mencatat, dan menyajikan informasi keuangan secara jelas dan sistematis dari data keuangan perusahaan atau perorangan yang dinyatakan dalam satuan mata uang untuk mengambil keputusan.

Namun ada juga pengertian lain mengenai akuntasi yaitu dari organisasi American Institute of Certified Public Accounting (AICPA), akuntansi adalah seni pencatatan, penggolongan, peringkasan yang tepat dan dinyatakan dalam satuan mata uang, transaksi-transaksi, serta kejadian-kejadian yang bersifat finansial dan penafsiran hasil-hasilnya.

Selain dari pengertian beberapa versi, Financial Accounting Standards Board (FASB) juga mendefinisikan apa itu akuntansi. Menurut FASB akuntansi diartikan sebagai kegiatan jasa yang berfungsi menyediakan informasi kuantitatif yang kemudian digunakan untuk pengambilan keputusan ekonomi. 

Manfaat Akuntansi

Setiap ilmu yang lahir pastinya berawal dari sebuah masalah. Masalah akan terselesaikan jika diatasi dengan bidang ilmu yang sesuai. Begitupun dengan ilmu akuntansi, ilmu untuk mengatasi masalah pencatatan laporan keuangan perusahaan.

Berbicara mengenai manfaat ilmu akuntansi tentunya tidak lepas dari informasi laporan keuangan perusahaan untuk mengambil keputusan. Manfaat yang akan kita peroleh jika data yang disajikan sesuai prinsip dan akurat.

Manfaat umum dari informasi akuntansi yaitu untuk memperoleh informasi keuangan perusahaan yang akurat sehingga para pemakai laporan keuangan dapat mengambil keputusan dengan tepat; sebagai alat pertanggungjawaban manajemen kepada pemilik perusahaan; serta mengetahui perkembangan suatu perusahaan dari tahun ketahun.

Disamping manfaat umun informasi akuntansi, juga terdapat manfaat khusus akuntansi, yaitu sebagai berikut:

1. Memberikan informasi keuangan yang dapat dipercaya berkaitan dengan perubahan harta, kewajiban dan modal suatu perusahaan yang dihasilkan akibat kegiatan usaha untuk memperoleh keuntungan.

2. Memberikan informasi keuangan yang dapat membantu para pemakai laporan keuangan untuk memprediksi kemampuan perusahaan dalam memperoleh keuntungan.

3. Memberikan informasi lain yang berhubungan dengan laporan keuangan seperti informasi tentang kebijakan yang dijalankan perusahaan.

4. Memberikan informasi penting seperti kegiatan pembiayaan, transaksi dan investasi.

Karakteristik Kualitas Informasi Akuntansi

Terdapat karakteristik mengenai laporan keuangan yang harus ada dalam setiap jati diri para akuntan agar hasil laporan keuangan yang dibukukan sesuai dengan kenyataan mutlaknya, sehingga pemimpin perusahaan dapat mengambil keputusan dengan tepat.

1. Dapat dimengerti, maksudnya laporan keuangan haruslah jelas dan mudah dimengerti oleh pemakai informasi keuangan.

2. Relevan, maksudnya laporan keuangan harus sesuai dan relevan dengan data transaksi yang terkait.

3. Daya Uji, maksudnya laporan keuangan yang dihasilkan harus dapat diuji terkait kebenaran oleh pemakai laporan keuangan.

4. Netral, maksudnya laporan keuangan yang dihasilkan dari transaksi terkait kebutuhan umum suatu organisas dan bukan kebutuhan khusus pribadi.

5. Perbandingan antara manfaat dan biaya, maksudnya biaya yang digunakan harus sama dengan kebutuhan suatu perusahaan/organisasi.

6. Tepat waktu, maksudnya laporan keuangan yang dibukukan oleh para akuntansi hendaknya harus tepat waktu dan bahkan sedini mungkin.

7. Daya banding, maksudnya laporan keuangan dapat dijadikan pembanding dengan laporan keuangan masa lalu dan akan datang.

8. Nilai prediksi, maksudnya laporan keuangan dapat membantu memprediksi posisi keuangan masa sekarang dan mengetahui kinerjanya untuk masa akan datang.

9. Dapat dipercaya, maksudnya lapora keuangan yang dihasilkan haruslah laporan real yang nyata sehingga dapat dipercayai oleh pemakai laporan keuangan.

10. Lengkap, maksudnya laporan keuangan haruslah lengkap sesuai kebutuhan menyangkut semua fakta mengenai kondisi perusahaan yang sesungguhnya.

Referensi utama: buku karangan Irim Rismi Hastyorini, Kartika Sari, dan Inung Oni setiadi. 2018. Ekonomi Peminatan Ilmu-ilmu Sosial. Klaten : Intan Pariwara.
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->