Skip to main content

Soal dan Jawaban Essay Matematika Ekonomi Bagian 2

Soal dan Jawaban Essay Matematika Ekonomi


Pada artikel sebelumnya saya sudah membagikan artikel mengenai latihan soal dan jawaban essay matematika ekonomi bagian 1 yang terdiri dari 4 soal essay beserta jawabannya.

Nah kali ini kita akan masuk ke pembahasan soal dan jawaban matematika ekonomi bagian 2.

Masih sama seperti artikel sebelumnya, dimana soal dan jawaban ini untuk sekedar latihan saja dan pembahasannya masih tahap mudah untuk dipelajari.

Ada 6 soal matematika diskrit beserta jawabannya yang akan kita bahas pada artikel ini, berikut adalah ulasannya.


Soal dan Jawaban Essay Matematika Ekonomi Bagian 2 


1. Jelaskan alasan mengapa penerapan fungsi dalam bidang ekonomi dan bisnis dibutuhkan!

Jawab: Penerapan fungsi dalam bidang ekonomi dan bisnis dibutuhkan karena persoalan ekonomi dan bisnis yang dinyatakan dalam model matematika biasanya dinyatakan dengan fungsi.

2. Jelaskan perbedaan dari variabel bebas, variabel terikat, koefisien dan konstanta! Berikan contohnya!

Jawab:

A. Variabel Bebas = variabel yang nilainya tidak tergantung pada variabel lain. 

Contoh :

y = 5 + 2x

x adalah  variabel bebas 

B. Variabel Terikat = variabel yang nilainya tergantung pada variabel lain. 

Contoh :

y = 5 + 2x

y adalah variabel terikat

C. Koefisien = bilangan atau angka yang terkait pada dan terletak di depan suatu variabel dalam sebuah fungsi. Contoh :

y = 5 + 2x

2 adalah koefisien variabel x

D. Konstanta = bilangan atau angka yang (kadang-kadang) turut membentuk sebuah fungsi tetapi berdiri sendiri sebagai bilangan (tidak terkait pada suatu variabel tertentu).

Contoh :

y = 5 + 2x

5 adalah konstanta

3. Jelaskan perbedaan dari metode dua titik dan metode satu titik & satu kemiringan! Berikan contohnya!

Jawab:

A. Metode Dua Titik = metode mencari persamaan linier  dengan menggunakan dua titik A (X1,Y1) dan B (X2,Y2), rumus : (Y−Y1)(X−X1)=(Y2−Y1)(X2−X1).

Contoh : X1= 3, X2=4, Y1=2, dan Y2=6

Penyelesaian : (𝑌−𝑌1)(𝑋2−𝑋1)=(𝑋−𝑋1)(𝑌2−𝑌1)

(𝑌−2)(4−3)=(X−3)(6−2)

(𝑌−2)(1)=(X−3)(4)

(Y-2) = 4X-12

Y = 4X-10

B. Metode Satu Titik dan Kemiringan = metode mencari persamaan linier dengan menggunakan satu titik A (X1, Y1) dan suatu kemiringan (m), dengan rumus sebagai berikut : Y- Y1 = m(X-X1 ).

Contoh :  diketahui titik A (2,3) dan kemiringan m=0,5 maka persamaan liniernya adalah:
Y- Y1 = m(X-X1 )
Y-3 = 0,5(X- 2)
Y- 3 =  0,5X- 1

Y = 0,5X+2

4. Jelaskan bagaimana cara penyelesaian suatu sistem persamaan linier!

Jawab:
  • Metode Subtitusi = metode atau cara menyelesaikan persamaan linier dengan mengganti salah satu peubah dari suatu persamaan dengan peubah yang diperoleh dari persamaan linier yang lainnya.
  • Metode Eliminasi = metode penyelesaian sistem persamaan linier dengan cara mengeliminasi atau menghilangkan salah satu peubah dengan menambahkan atau mengurangkan dengan menyamakan koefisien yang akan dihilangkan tanpa memperhatikan nilai positif atau negatif.
  • Metode Campuran (gabungan antara eliminasi dan subtitusi) = himpunan penyelesaian menggunakan dua metode boleh gunakan eliminasi terlebih dahulu setelah diketahui salah satu nilai peubah baik itu x atau y maka selanjutnya masukkan ke dalam metode subtitusi atau sebaliknya.
  • Metode Grafik = dengan menggambarkan dua persamaan pada grafik kartesius, dan himpunan penyelesaiannya dihasilkan dari titik potong dari kedua garis tersebut.

5. Seorang tukang parkir mendapat uang sebesar Rp 17.000,00 dari 3 buah mobil dan 5 buah motor, sedangkan dari 4 buah mobil dan 2 buah motor ia mendapat uang Rp18.000,00. Jika terdapat 20 mobil dan 30 motor, banyak uang parkir yang diperoleh adalah...

Jawab:

Misalkan : mobil = x dan motor = y

3x + 5y = 17.000 (x2)

4x + 2y = 18.000 (x5)


=> 6x + 10y = 34.000

20x + 10y = 90.000 (-)

-14x = -56.000


x = 4.000

3x + 5y = 17.000

3 (4.000) + 5y = 17.000

12.000 + 5y = 17.000

5y = 5.000

y = 1.000


Maka : 20x + 30y = 20 (4.000) + 30 (1.000) = 80.000 + 30.000 = 110.000

6. Lisa dan Muri bekerja pada pabrik tas. Lisa dapat meyelesaikan 3 buah tas setiap jam dan Muri dapat menyelesaikan 4 tas setiap jam.

Jumlah jam kerja Lisa dan Muri adalah 16 jam sehari dengan jumlah tas yang dibuat oleh keduanya adalah 55 tas. Jika jam kerja keduanya berbeda, tentukan jam kerja mereka masing-masing...

Jawab:

Misalkan : jam kerja Lisa = x dan jam kerja Muri = y

Pers.A : x + y = 16

Pers.B : 3x + 4y = 55


x   + y    = 16 |x3| 3x + 3y = 48

3x + 4y = 55 |x1| 3x + 4y = 55


-y = -7 atau y = 7

Subtitusikan ke pers.A :

x + y = 16

x + 7 = 16

x       = 16 – 7

x       = 9

x = 9, y = 7

Jadi, jam kerja Lisa = 9 jam dan jam kerja Muri = 7 jam
Comment Policy: Silahkan tuliskan komentar Anda yang sesuai dengan topik postingan halaman ini. Komentar yang berisi tautan tidak akan ditampilkan sebelum disetujui.
Buka Komentar
Tutup Komentar
-->